PENGEMBANGAN AGROWISATA KALIGUA BREBES JAWA TENGAH BERBASIS PEMBERDAYAAN POTENSI MASYARAKAT DAN KEARFIAN LOKAL

Published in Volume 15 (in press), Number 1 (2026)

Authors

Dwi Maryanto dwi.maryanto@mhs.unsoed.ac.id
Adhi Iman Sulaiman adhi.sulaiman@unsoed.ac.id
Budi Dharmawan budi.dharmawan@unsoed.ac.id
Akhmad Rizqul Karim akhmad.karim@unsoed.ac.id
Dindy Darmawati Putri dindy.putri@unsoed.ac.id

Journal Information

Journal Name Prosiding Seminar Nasional LPPM UNSOED
Initials semnas-lppm
ISSN 2985-9042
E-ISSN 2985-9042

Issue Information

Volume 15 (in press)
Number 1
Year 2026

Article Details

Submitted on: September 30, 2025

Abstract

Agrowisata Kaligua di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, merupakan destinasi berbasis pertanian dan perkebunan teh yang memiliki potensi signifikan untuk dikembangkan sebagai pusat wisata berkelanjutan. Namun, pengembangannya masih dihadapkan pada sejumlah tantangan, khususnya terkait partisipasi masyarakat lokal dan optimalisasi kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pengembangan Agrowisata Kaligua berbasis pemberdayaan masyarakat, dengan fokus pada peran kelompok usaha kecil, kelompok petani, serta pengelola agrowisata sebagai aktor kunci dalam pembangunan pariwisata berbasis komunitas.Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Informan penelitian terdiri atas tiga kelompok utama: (a) pelaku usaha kecil yang mengembangkan produk oleh-oleh, kuliner, dan jasa pendukung wisata; (b) kelompok petani yang berperan dalam pengelolaan lahan, penyediaan hasil pertanian, serta pemeliharaan ekosistem perkebunan; dan (c) pengurus agrowisata yang bertanggung jawab terhadap tata kelola, promosi, serta pelayanan wisata. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Analisis dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian data, serta penarikan kesimpulan secara interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat lokal memiliki kontribusi signifikan terhadap pengembangan agrowisata. Produk khas Brebes yang dihasilkan kelompok usaha kecil memberikan nilai tambah ekonomi, sementara kelompok petani menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus menghadirkan pengalaman edukatif bagi wisatawan. Pengurus agrowisata memainkan peran strategis dalam menjembatani kepentingan masyarakat dan wisatawan melalui pengelolaan fasilitas, promosi digital, serta kerja sama lintas sektor. Kearifan lokal, seperti tradisi gotong royong dan praktik pertanian berbasis komunitas, terbukti menjadi modal sosial penting dalam memperkuat daya tarik wisata. Kendati demikian, keterbatasan kapasitas manajerial, akses permodalan, dan keterampilan pemasaran digital masih menjadi hambatan utama. Oleh karena itu, strategi pengembangan terintegrasi yang mencakup peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dukungan kebijakan pemerintah, serta sinergi multipihak diperlukan untuk memperkuat keberlanjutan Agrowisata Kaligua

Keywords

Agrowisata Kaligua Brebes Kearifan Lokal Pemberdayaan Masyarakat Petani Usaha Kecil