PENDEKATAN ANALISIS FAKTOR PRODUKSI DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS AYAM NIAGA PETELUR PADA KANDANG TERBUKA DENGAN SISTEM BATERAI UNTUK MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN
Published in Volume 15 (in press), Number 1
(2026)
Authors
Irlan Supriyanto
supriyantoirlan@gmail.com
Elly Tugiyanti
tugiyanti.elly@gmail.com
Novie Andri Setianto
Novie.setianto@unsoed.ac.id
Journal Information
| Journal Name | Prosiding Seminar Nasional LPPM UNSOED |
| Initials | semnas-lppm |
| ISSN | 2985-9042 |
| E-ISSN | 2985-9042 |
Issue Information
| Volume | 15 (in press) |
| Number | 1 |
| Year | 2026 |
Article Details
Submitted on: October 6, 2025
Abstract
ABSTRAK
Telur ayam menjadi sumber protein hewani yang vital untuk gizi masyarakat dan ketahanan pangan nasional. Meningkatkan produktivitas ayam layer adalah strategi penting untuk menjaga ketersediaan pangan hewani berkualitas. Penelitian ini menganalisis bagaimana kondisi lingkungan (suhu dan kelembaban), model kandang, serta kepadatan ayam mempengaruhi produktivitas ayam layer pada peternakan modern. Kami menggunakan kandang terbuka dengan sistem baterai berisi 1, 2, dan 3 ekor per baterai. Data dikumpulkan melalui survei langsung pada 20,000 ekor ayam di 7 unit kandang layer Inti Mas Farm, Banyumas, Jawa Tengah. Parameter yang diamati mencakup suhu dan kelembaban harian, model baterai dengan berbagai isi, desain kandang dengan jalur berbeda, tingkat kepadatan ayam, dan produksi telur harian. Analisis menggunakan regresi linier berganda untuk menentukan kontribusi setiap variabel terhadap produktivitas. Hasilnya menunjukkan kondisi lingkungan, khususnya suhu dan kelembaban, berpengaruh signifikan pada produksi telur. Kisaran optimal adalah 18-28°C dengan kelembaban ideal 60-70%. Kandang baterai berisi 1 ekor menghasilkan produktivitas per ekor tertinggi, diikuti isi 2 ekor. Kandang berisi 3 ekor menunjukkan penurunan produksi karena kompetisi pakan dan stres yang meningkat. Namun dari segi efisiensi ruang dan investasi, baterai berisi 2 dan 3 ekor lebih ekonomis. Model kandang dengan konstruksi satu jalur isi 1 V dibandingkan 2 V dan 4 V tidak berpengaruh signifikan terhadap produktivitas telur. Penelitian ini membuktikan bahwa manajemen kondisi lingkungan dan pemilihan model kandang yang tepat adalah kunci meningkatkan produktivitas ayam layer. Optimalisasi produktivitas telur dapat mendukung ketahanan pangan nasional dan meningkatkan asupan gizi masyarakat melalui ketersediaan protein hewani berkualitas.
Keywords
ayam niaga petelur
telur
produktivitas
suhu
kelembaban
model kandang
kepadatan
ketahanan pangan