MANGROVE SEBAGAI PILAR BLUE ECONOMY: POTENSI DAN TANTANGAN DALAM MITIGASI PERUBAHAN IKLIM - STUDI KASUS HUTAN MANGROVE KEBUMEN
Published in Volume 15 (in press), Number 1
(2026)
Authors
Ajeng Faizah Nijma Ilma
ajeng.faizah@unsoed.ac.id
Anandhiya Intan Prabandari
anandhiya.intan@unsoed.ac.id
Tri Wahyu Yuliani
tri.yuliani@unsoed.ac.id
Rinny Apriliani Zakaria
rinny.zakaria@unsoed.ac.id
Journal Information
| Journal Name | Prosiding Seminar Nasional LPPM UNSOED |
| Initials | semnas-lppm |
| ISSN | 2985-9042 |
| E-ISSN | 2985-9042 |
Issue Information
| Volume | 15 (in press) |
| Number | 1 |
| Year | 2026 |
Article Details
Submitted on: October 7, 2025
Abstract
Hutan mangrove memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir serta mendukung konsep Blue Economy melalui pemanfaatan berkelanjutan dan penyimpanan karbon biru (blue carbon). Penelitian ini bertujuan untuk menggali potensi dan tantangan pengelolaan mangrove di Hutan Mangrove Kebumen dalam mendukung Blue Economy dan mitigasi perubahan iklim. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan wawancara mendalam, diskusi kelompok terfokus (FGD), observasi lapangan, dan analisis dokumen. Informan penelitian terdiri dari masyarakat pesisir, pengelola kawasan, pemerintah daerah, dan pegiat lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mangrove memiliki potensi signifikan dalam mendukung perekonomian lokal (perikanan, ekowisata, dan bahan baku), serta berkontribusi besar dalam penyimpanan karbon. Namun, terdapat sejumlah tantangan seperti konversi lahan, minimnya koordinasi antar lembaga, rendahnya kesadaran masyarakat, serta keterbatasan dukungan kebijakan. Dengan demikian, pengelolaan mangrove berbasis masyarakat dan kebijakan yang terintegrasi menjadi kunci untuk mengoptimalkan manfaat ekologis dan ekonomi hutan mangrove di Kebumen.
Keywords
Mangrove
Blue Economy
Blue Carbon
Mitigasi Iklim
Kebumen