PERAN PEER EDUCATOR DALAM MENCEGAH KEHAMILAN REMAJA PRANIKAH DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEMBARAN 1
Published in Volume 15 (in press), Number 1
(2026)
Authors
Arrum Firda Ayu Maqfiroch
arrum.maqfiroch@unsoed.ac.id
Elviera Gamelia
elviera.gamelia@unsoed.ac.id
Arif Kurniawan
arif.kurniawan@unsoed.ac.id
Windri Lesmana Rubai
windrilesmana@unsoed.ac.id
Ifa Najiyati
ifa.najiyati@unsoed.ac.id
Journal Information
| Journal Name | Prosiding Seminar Nasional LPPM UNSOED |
| Initials | semnas-lppm |
| ISSN | 2985-9042 |
| E-ISSN | 2985-9042 |
Issue Information
| Volume | 15 (in press) |
| Number | 1 |
| Year | 2026 |
Article Details
Submitted on: October 7, 2025
Abstract
Kehamilan remaja pranikah merupakan masalah kesehatan reproduksi yang berdampak pada kesehatan fisik, psikologis, serta sosial. Upaya pencegahan dapat dilakukan melalui pendekatan peer educator yang memanfaatkan peran teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran peer educator dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang pencegahan kehamilan pranikah di wilayah kerja Puskesmas Kembaran 1. Metode yang digunakan berupa pengabdian masyarakat dengan melibatkan 27 remaja berusia 13–25 tahun. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner mengenai pengetahuan kesehatan reproduksi dan penilaian terhadap metode peer educator. Hasil menunjukkan sebagian besar responden telah memiliki pengetahuan yang baik, misalnya 92,6% memahami peran norma sosial dan agama sebagai proteksi, dan 85,2% menyadari pentingnya dukungan teman sebaya. Namun, masih ditemukan miskonsepsi, seperti 22,2% responden beranggapan bahwa hubungan seksual satu kali tidak menimbulkan kehamilan. Penilaian terhadap peer educator cukup positif, di mana 77,8% menilai penyampaian jelas dan 66,7% tertarik membagikan informasi ke teman lain. Kesimpulan menunjukkan bahwa peer educator berperan penting dalam meningkatkan pemahaman remaja, namun metode penyampaian perlu lebih variatif agar tidak menimbulkan kebosanan
Keywords
peer educator
kehamilan remaja
teman sebaya
kesehatan reproduksi