SIMULASI PERJANJIAN KREDIT SEBAGAI STRATEGI PENCEGAHAN KREDIT MACET DI MASYARAKAT PEDESAAN
Published in Volume 15 (in press), Number 1
(2026)
Authors
Siti Kunarti
siti.kunarti@unsoed.ac.id
Normalita Destyarini
normalita.destyarini@unsoed.ac.id
Adhitia Pradana
adhitia.pradana@unsoed.ac.id
Bahar Elfudllatsani
bahar.elfudllatsani@unsoed.ac.id
Journal Information
| Journal Name | Prosiding Seminar Nasional LPPM UNSOED |
| Initials | semnas-lppm |
| ISSN | 2985-9042 |
| E-ISSN | 2985-9042 |
Issue Information
| Volume | 15 (in press) |
| Number | 1 |
| Year | 2026 |
Article Details
Submitted on: October 17, 2025
Abstract
Pembelian kendaraan bermotor secara kredit semakin diminati masyarakat karena prosedurnya mudah dan tidak membutuhkan agunan. Namun, kondisi ini menimbulkan masalah baru ketika konsumen kesulitan membayar cicilan, sehingga berujung pada penarikan kendaraan oleh pihak leasing. Hal tersebut juga terjadi di Desa Kedondong, di mana sekitar sepuluh persen warga mengalami kredit macet. Permasalahan ini terutama dipicu oleh rendahnya pemahaman konsumen terhadap isi perjanjian kredit serta lemahnya posisi tawar mereka terhadap klausul baku yang ditetapkan perusahaan pembiayaan. Penelitian ini merumuskan dua pertanyaan utama, yaitu bagaimana bentuk perlindungan hukum yang diberikan kepada konsumen yang mengalami kredit macet dalam perjanjian pembiayaan kendaraan bermotor, serta bagaimana efektivitas edukasi dan simulasi perjanjian dalam meningkatkan pemahaman konsumen terkait hak dan kewajiban mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur penarikan kendaraan wajib mengikuti ketentuan hukum yang berlaku, termasuk adanya pendaftaran fidusia dan pemberitahuan tertulis sebelum eksekusi. Lebih jauh, kegiatan edukasi, penyuluhan, dan pendampingan terbukti efektif dalam meningkatkan literasi hukum masyarakat serta memberikan perlindungan nyata bagi konsumen yang terdampak kredit macet.
Keywords
Kredit Macet
Leasing
Perjanjian