Sosialisasi dan Pelatihan Manajemen Koperasi Sebagai Penguatan Program Gelari Pelangi PKK Desa Kebocoran

Published in Volume 15 (in press), Number 1 (2026)

Authors

Lilis Siti Badriah lilis.badriah@unsoed.ac.id
Dijan Rahajuni dijan.rahajuni@unsoed.ac.id
Barokatuminalloh Barokatuminalloh barokatuminalloh@unsoed.ac.id

Journal Information

Journal Name Prosiding Seminar Nasional LPPM UNSOED
Initials semnas-lppm
ISSN 2985-9042
E-ISSN 2985-9042

Issue Information

Volume 15 (in press)
Number 1
Year 2026

Article Details

Submitted on: October 14, 2025

Abstract

Tahun 2024 tingkat kemiskinan di Kabupaten Banyumas masih di atas rata-rata Provinsi Jawa Tengah, oleh karena itu program penguatan ekonomi keluarga dan masyarakat perlu ditingkatkan. Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP - PKK) sebagai mitra kerja Pemerintah mencanangkan Gerakan Keluarga Indonesia dalam Peningkatan Pendidikan dan Pengelolaan Ekonomi (Gelari Pelangi), dengan salah satu kegiatanya pengembangan kehidupan berkoperasi yang merupakan program kedelapan dari 10 Program Pokok PKK. Permasalahan dalam wilayah kerja TP – PKK Desa Kebocoran adalah belum terdapat kelompok yang mencirikan kehidupan berkoperasi. Untuk membantu memecahkan masalah tersebut, tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini melakukan sosialisasi dan pelatihan manajemen Koperasi sebagai penguatan Program Gelari Pelangi. Metode yang akan dilakukan: Koordinasi dengan instansi terkait, PKS dengan mitra, pre-test, sosialisasi, post- test, pelatihan manajemen perkoperasian, dan pemberian bantuan. Hasil kegiatan menunjukkan: 1). nilai pre- test pemahaman program Gelari Pelangi dan perkoperasian dari 20 perwakilan pengurus PKK rata-rata 6,27; setelah dilakukan sosialisasi nilai rata-ratanya menjadi 9,18, ada kenaikan score nilai rata-rata 2,91; 2). Mitra yaitu TP-PKK dan kelompok PKK RW 2,3 dan 4 berminat melakukan kegiatan pengembangan kehidupan berkoperasi; 3). Mitra membentuk kelompok koperasi yang belum berbadan hukum, dengan jumlah anggota TP-PKK adalah 23 orang, RW II 25 orang, RW III 20 orang dan RW IV 24 orang; 4). Kesepakatan pengelolaan mengenai kepengurusan, simpanan pokok, dan simpanan wajib dilakukan secara musyawarah; 5). Kegiatan ekonomi yang menjadi pilihan adalah kegiatan simpan pinjam. Kesimpulannya bahwa suatu program yang diajukan ke masyarakat akan dapat diterima jika masyarakat benar-benar memahami maksud dan tujuan program serta memberikan kemanfaatan yang nyata bagi mereka.

Keywords

PKK TP-PKK Gelari Pelangi Koperasi