MEMBANGUN EKOSISTEM PESANTREN INKLUSIF: PENGUATAN LITERASI ANTI-BULLYING SANTRI DARUL FALAH
Published in Volume 15 (in press), Number 1
(2026)
Authors
Kuntarto Kuntarto
kuntarto@unsoed.ac.id
Septi Mariasari
septi.mariasari@unsoed.ac.id
Roy Andreas
royandreas78@gmail.com
Lutfhi Makhasin
lutfhi.makhasin@gmail.com
Journal Information
| Journal Name | Prosiding Seminar Nasional LPPM UNSOED |
| Initials | semnas-lppm |
| ISSN | 2985-9042 |
| E-ISSN | 2985-9042 |
Issue Information
| Volume | 15 (in press) |
| Number | 1 |
| Year | 2026 |
Article Details
Submitted on: October 15, 2025
Abstract
Bullying masih menjadi isu krusial dalam ekosistem pendidikan Indonesia. Pondok Pesantren Darul Falah Purwokerto tergolong berisiko karena memiliki jumlah santri yang besar dan heterogenitas asal daerah. Pengelolaan pencegahan belum terstruktur dan belum memiliki standar baku. Unit aduan dan regulasi internal juga belum tersedia. Akar persoalan meliputi kurangnya kesadaran dan pemahaman tentang bullying di antara santri dan pengurus pesantren; minimnya dukungan psikologis bagi korban bullying; dan kurangnya kebijakan yang tegas dan belum ada SOP prosedur pencegahan dan penanganan bullying. Solusi yang ditawarkan berupa Edukasi dan Sosialisasi Bullying kepada para santri di Pondok Pesantren Darul Falah. Metode yang digunakan berupa seminar interaktif dan pendampingan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan dalam 5 sesi dengan jumlah peserta 40 santri. Pada sesi pertama dilaksanakan Pre-test untuk mengukur pemahaman santri terhadap bullying. Pada sesi kedua para peserta mengikuti pemaparan materi bullying oleh Tim Pengabdian kepada Masyarakat. Sesi ketiga berupa dialog interaktif dan tanya jawab. Adapun sesi keempat berupa diskusi kelompok untuk menyelesaikan studi kasus kemudian dilanjutkan dengan presentasi kelompok dalam memberikan problem solving atas studi kasus yang diberikan. Pada sesi ini Tim Pengabdian kepada Masyarakat sekaligus memberikan masukan dan pendampingan. Sesi kelima dilaksanakan Post-test untuk mengetahui pemahaman peserta pasca kegiatan dan diakhiri dengan penutup. Program ini diharapkan mampu memperkuat literasi dan kesadaran anti-bullying, sekaligus mewujudkan ekosistem pondok pesantren yang aman, inklusif, dan bebas bullying.
Keywords
Anti-Bullying
Pondok Pesantren Inklusif
Santri