PEMBANGUNAN KESEHATAN JIWA DAN RAGA PADA GENERASI ALPHA DI DESA PANDAK BATURRADEN BANYUMAS

Published in Volume 15 (in press), Number 1 (2026)

Authors

Hasby Pri Choiruna hasby.pri@unsoed.ac.id
Indah Ramadhan ramadhan.indah@unsoed.ac.id
Wahyudi Mulyaningrat wahyudi.mulyaningrat@unsoed.ac.id
Koernia Nanda Pratama koernia.pratama@unsoed.ac.id
Reza Fajar Amalia reza.fajar@unsoed.ac.id
Rasito Rasito pemdespandak@gmail.com
Oktavina Dwi Prasetyoningrum oktavina.prasetyoningrum@mhs.unsoed.ac.id
Laila Rifda Safitri laila.safitri@mhs.unsoed.ac.id
Alfira Rizka Istiadi alfira.istiadi@mhs.unsoed.ac.id
Imelia Rizky Pramudita rizky.pramudita@mhs.unsoed.ac.id
Adinda Arka Maulita arka.maulita@mhs.unsoed.ac.id

Journal Information

Journal Name Prosiding Seminar Nasional LPPM UNSOED
Initials semnas-lppm
ISSN 2985-9042
E-ISSN 2985-9042

Issue Information

Volume 15 (in press)
Number 1
Year 2026

Article Details

Submitted on: October 15, 2025

Abstract

Generasi alpha akan menghadapi tantangan kesehatan jiwa dan raga yang semakin meningkat atau bahkan lebih tinggi dibandingkan generasi sebelumnya. Karakteristik generasi alpha yaitu tidak ingin berbagi, tidak peduli dengan privasi, tidak bermain sesuai aturan, membebaskan diri dari batasan apa pun, relatif peduli kesehatan diri sendiri, suka mendaur ulang, menyukai sesuatu yang sama berulang kali, fokus dengan keadaan saat ini, pola pikir yang cepat berubah, kurang menghargai, kurang bersosialisasi, individualis, oportunis, menginginkan hal yang instan tanpa menghargai proses. Pada tahun 2025 mereka berumur sekitar 15 tahun atau kurang yaitu pada tahap usia anak atau remaja yang sedang sekolah SD atau SMP dan kelak akan menjadi generasi utama di Indonesia pada tahun 2045. Masalah kesehatan jiwa pada anak atau remaja yang terjadi selama ini antara lain penggunaan media sosial berlebihan, stres, gangguan tidur, bullying, depresi, kecemasan, dan bahkan risiko bunuh diri. Masalah kesehatan raga atau fisik pada anak atau remaja antara lain pola makan tidak sehat, aktivitas fisik kurang, penggunaan zat terlarang, dan risiko obesitas. Generasi alpha juga rentan mengalami masalah kesehatan jiwa dan fisik yang sama atau lebih berat dibanding generasi sebelumnya. Solusi yang ditawarkan yaitu pembangunan kesehatan jiwa dan raga pada generasi alpha dengan pendekatan ilmu dan praktik keperawatan kesehatan jiwa dan fisik yang berfokus pada upaya promotif dan preventif. Metode yang dilakukan yaitu pengkajian, perencanaan dan koordinasi, pendidikan kesehatan jiwa, pendidikan kesehatan raga, serta evaluasi. Kegiatan pendidikan kesehatan jiwa dan raga pada remaja generasi alpha telah dilaksanakan pada 9 dan 23 Agustus 2025 di Aula Pemerintah Desa Pandak. Kegiatan dihadiri oleh 23 remaja generasi alpha beserta 23 orang tuanya. Kegiatan dibuka dan didampingi langsung oleh Kepala Desa Pandak dan perangkat desa sehingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan baik. Materi kegiatan dapat diakses melalui wesbite dengan tautan sehatjiwaraga.ramut.my.id. Evaluasi dilaksanakan secara luring dan daring.

Keywords

anak remaja orang tua keperawatan kesehatan